Leading Mind dan Leading Action: Framework Praktis dalam Self Leadership
Leadership & Coaching
Agung Windriatmoko

Leading Mind dan Leading Action: Framework Praktis dalam Self Leadership

Salah satu cara paling sederhana namun kuat untuk memahami self leadership adalah melalui dua pilar utama: Leading Mind dan Leading Action. Framework ini menekankan bahwa kepemimpinan diri yang efektif selalu dimulai dari pikiran yang terkelola dengan baik, lalu diterjemahkan ke dalam tindakan nyata yang disiplin dan konsisten. Artikel ini akan mengulas secara mendalam konsep Leading Mind dan Leading Action, mengapa keduanya saling terkait, serta bagaimana framework ini dapat digunakan secara praktis dalam kehidupan profesional maupun personal.

Knowing–Doing Gap dalam Leadership: Mengapa Banyak Pemimpin Tahu Apa yang Benar, tetapi Gagal Melakukannya
Learning and Development
Agung Windriatmoko

Knowing–Doing Gap dalam Leadership: Mengapa Banyak Pemimpin Tahu Apa yang Benar, tetapi Gagal Melakukannya

Di banyak organisasi, kita sering menemukan fenomena yang ironis: para pemimpin sangat memahami konsep kepemimpinan yang baik, mampu menjelaskan pentingnya empati, empowerment, coaching, dan trust—namun dalam praktik sehari-hari justru bertindak sebaliknya. Mereka tahu, tetapi tidak melakukan. Inilah yang disebut sebagai Knowing–Doing Gap dalam leadership. Konsep Knowing–Doing Gap diperkenalkan secara luas oleh Jeffrey Pfeffer dan Robert Sutton dalam buku The Knowing-Doing Gap. Intinya sederhana namun mendalam: pengetahuan tidak otomatis berubah menjadi tindakan, terlebih dalam konteks kepemimpinan yang sarat tekanan, ego, dan tuntutan hasil.